Sunday, October 31, 2010

Ingatkah kau akan ini kawan..... ^^




Ujian Akhir R&K Community 2008

1. Solusi dan Langkah Strategis yang akan diterapkan dalam kepengurusan Divisi R&K 2009/2010
a. Minat Mahasiswa terhadap bidang kajian keilmuan
       Jika kita tengok ke belakang (pada kepengurusan Divisi R&K 2008/2009) minat mahasiswa dalam bidang kajian sangat minim sekali. Hal ini mungkin didorong oleh beberapa faktor, yaitu:
1)      Faktor intern : kurang pedulinya rasa sosial mereka terhadap masalah-masalah yang terjadi di masyarakat, sifat malas karena sebagian mahasiswa masih berpendapat bahwa setelah kuliah lebih baik pulang (jenis mahasiswa ini disebut dengan mahasiswa KUPU-KUPU—Kuliah Pulang-Kuliah Pulang—)
2)    Faktor ektern : publikasi yang kurang dari pihak penyelenggara diskusi, tema/judul yang kurang menarik perhatian,
Sekalipun ada faktor-faktor yang menghambat Divisi R&K periode 2008/2009 dalam membangun minat mahasiswa terhadap bidang kajian, tetapi tidak menjadikan divisi ini lumpuh dalam menjalankan segala aktivitasnya. Kami menyadari, walaupun kami belum bisa merangkul mahasiswa untuk mencintai kajian, tetapi kami selaku pengurus juga belajar untuk mencintai dan setiap minggu kami mengeksplor pengetahuan, argument dan saran-saran yang kami miliki untuk membahas atau memecahkan masalah/isu up to date baik seputar ekonomi ataupun lainnya.
          Solusi untuk kepengurusan R&K tahun 2009/2010 adalah:
1)       Mengajak atau memperkenalkan mahasiswa EA untuk familiar dengan kajian/diskusi melalui cara yang menyenangkan. Setiap pengurus dari R&K adalah perwakilan dari setiap kelas yang ada di EA. Mereka adalah kader-kader yang akan menyebarkan bibit-bibit cinta kajian terhadap mahasiswa EA. Diadakan setiap minggu di kelas masing-masing pengurus dan setiap pengurus wajib melaporkan perkembangan diskusi kelas mereka kepada kadiv.
2)    Setelah berhasil dengan cara pertama, divisi R&K mengadakan diskusi terbuka untuk mahasiswa ea setiap bulannya. (proker/non-proker1).
3)    Khusus untuk pengurus HMJ EA setiap hari di HMJ disediakan Koran untuk didiskusikan, agar pengurus juga up to date.
4)    Evaluasi kegiatan ini apa yang harus diperbaiki setiap minggunya.
b. Membangun semangat dan nilai kompetitif akademik dan non-akademik yang yang tangguh bagi mahasiswa UNJ
Langkah strategis yang dapat ditempuh adalah dengan cara :
1)      Menciptakan kultur pembelajar sejati bagi civitas academia dengan mengadakan belajar kelompok, diskusi bareng, nonton film bareng (yang bermanfaat) dengan cara yang menyenangkan.
2)    Mengadakan Pelatihan Penulisan (misalkan dengan tema “Berani Menulis »-baik fiksi ataupun non-fiksi/ilmiah.red-). Metode ini dapat digunakan untuk melatih keberanian mahasiswa untuk menulis dan mengirimkan karya-karya mereka ke berbagai perlombaan penulisan atau kita juga bias membuat semacam perlombaan tentang itu.

c. Pengalaman pedoman etika mahasiswa yang positif
          Sebagai orang organisatoris, kita harus dapat dijadikan contoh oleh mahasiswa lainnya sebagai cerminan etika mahasiswa yang positif. Kita juga dapat menularkannya kepada mahasiswa lain (terutama teman terdekat kita sendiri) tentang pentinnya bagi mahasiswa untuk mempunyai akhlak yang positif. Karena ke depannya, kita sebagai mahasiswa akan terjun langsung ke dalam masyarakat yang beraneka ragam suku dan budaya. Mempunyai akhlak yang positif sangat penting untuk diri kita ataupun orang lain kelak.

d. Sosialisasi wawasan Penelitian dan Pemberdayaan Penelitian Longitudinal (jangka panjang) yang bermanfaat bagi pengembangan fungsional organisasi
          Langkah strategis yang dapat dilakukan adalah dengan diterapkannya budaya membaca, menulis/meresume, mengkaji, dan menularkan ataupun mensosialisasikan ilmu-ilmu yang telah di dapat dari membaca buku kepada para pengurus organisasi. Disini bisa juga dengan sharing ilmu-ilmu apa yang mereka miliki tentang riset dan penelitian serta bagaimana pemberdayaannya agar selalu bermanfaat bagi pengurus ataupun mahasiswa pada umumnya. Agar lebih mudah dan tidak sekadar teori, hal ini juga dapat diterapkan langsung dalam kepengurusan suatu organisasi.

e. Eksistensi Lembaga Keilmuan dan Penyediaan sarana program pembinaan keilmuan
          Lembaga keilmuan di kampus harus dapat menunjukkan taringnya dengan cara merangkul mahasiswa. Selama ini lembaga keilmuan kampus kita tercinta terlalu minim peminat. Kesannya lembaga keilmuan adalah lembaga yang paling ditakuti karena berisi orang-orang genius yang selalu serius. Padahal eksistensi lembaga keilmuan di kampus mempunyai peranan yang sangat penting.


f. Pembinaan dan evaluasi kinerja internal serta manajemen ukhuwah
          Pembinaan dan evaluasi kinerja internal divisi ataupun biro dapat dilakukan setiap minggu atau setiap rapat rutin divisi/biro tersebut. Setiap rapat rutin, kadiv selalu menanyakan perkembangan dari proker-proker yang di amanahkan kepada semua stafnya. Kadiv harus memiliki catatan-catatan kecil tentang perkembangan, masalah yang terjadi serta bagaimana solusinya sebagai evaluasi kinerja internal dari biro/divisi tersebut. Untuk pembinaan serta manajemen ukhuwah, kadiv/bir harus berdasarkan pada prinsip dasar dari manajemen Rasullullah. Contoh ringan : Kadiv/bir membeikan sms atau kata-kata motovasi, tausiyah, dan juga kata-kata penyemangat.

g. Publikasi, Pencitraan Positif, Kerapihan Administrasi, Support dan Sponsorship Program
       Masalah ini hanya dapat diselesaikan apabila baik kadiv/bir ataupun semua staff nya komitmen serta berkontribusi secara nyata untuk melakukan itu semua(yang telah disebutkan di soalnya. Selurug divisi/biro tersebut juga harus menegakkan kedisiplinan. Karena kedisiplinan dalam membuat proker, akan sangat banyak membuang waktu yang sia-sia.

h. Pemahaman materi, ketanggapan menangkap isu ekonomi dan pendidikan, serta partisipasi sikap yang dilandasi dengan kajian kritis dan ilmiah
       Untuk menjawab tantangan tentang pemahaman dan ketanggapan staff tentang isu ekonomi dan pendidikan yang disertai dengan sikap kritis diperlukan memperbanyak baca koran, blog, jurnal, dll agar up to date. Setelah membaca, sebagai mahasiswa fakultas ekonomi dan juga calon pendidik, kita harus tau bagaimana terjadinya masalah itu dan juga apa solusi yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan masalah tersebut, diperlukan adanya kajian atau suatu forum diskusi baik itu formal ataupun informal.

2. Apa yang saya lakukan agar :
a. Mampu melaksanakan program kerja agar mencapai indicator keberhasilan kualitatif dan kuantitatif
-  Pelajari LPJ ataupun proposal kegiatan yang lalu
- Buat perencanaan (Rencana Strategis) yang akan dilakukan terhadap semua proker/non proker
- Berikan penjelasan kepada staff tentang semua proker/non proker yang akan dilaksanakan
- Berikan motivasi/dorongan kepada staff agar semangat dalam menjalankan proker/non proker yang di amanahkan kepadanya
-  Mempublikasikan secara maksimal tentang proker/non proker yang akan di jalankan baik kepada pengurus HMJ E&A ataupun mahasiswa E&A pada umumnya
-  Mengadakan rapat rutin untuk membahas proker/non proker secara efektif dan kondusif
-   Evaluasi setiap proker/non proker yang telah dilaksanakan

b. Mampu mengelola keuangan unit kerja dengan optimal/efesien dan berwawasan enterpreuneur
- Pintar dan tegas dalam mengelola keuangan, jangan mengeluarkan sesuatu yang berlebihan untuk kepentingan yang tidak terlalu mendesak.
- Sedini mungkin berikan pengarahan kepada staff untuk mempunyai jiwa enterpreuneur untuk mengembangkan divisi/biro masing-masing

c. Mampu mendidik SDM organisasi serta mempersiapkan mereka untuk mewariskan nafas perjuangan unit kerja
- Berikan kepercayaan kepada staff untuk mengembangkan unit kerja dengan kelebihannya masing-masing tetapi tidak keluar dari jalur yang telah di tentukan
- Berikan kebebasan kepada staff untuk mengeksplore bakat dan minatnya dalam suatu divisi/biro (hamper sama seperti di atas)
- Ciptakan ikatan kekeluargaan agar semua staff merasa nyaman dalam suatu kepengurusan
- Selalu berikan kata-kata motivasi dan kalimat tausiyah kepada semua staff
- Kadiv/kabir dapat memberikan contoh yang baik kepada semua staff

d. Mampu menginternalisasikan nilai-nilai mulia ke dalam diri pribadi, staff, dan rekanan dalam setiap kesempatan baik
- Menerapkan  5S (Sapa, Salam, Senyum, Sopan, Santun) dalam kehidupan sehari-hari di  baik di divisi/biro masing-masing ataupun kepada seluruh pengurus HMJ, BSO, BEM, BPM Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta.
- Tidak ada salahnya untuk saling memberikan sms atau kata-kata sebagai penguat persaudaraan kepada seluruh pengurus

e. Mampu mengelola waktu, tenaga, dan materi dengan baik dalam menjalankan amanah organisasi di kampus
- Terapkan manajemen waktu yang baik ketika menjalankan amanah organisasi di kampus agar amanah yang lain (baik itu dalam keluarga, kuliah ataupun lainnya) tidak terbengkalai.
- Pandai memanfaatkan waktu juga sangat penting agar kesehatan para pengurus tidak terganggu.
- Berikan kedisiplinan waktu kepada para pengurus (batas waktu untuk akhwat di kampus dalam keperluan organisasi sampai pukul 17.30 dan untuk ikhwan sampai pukul 19.00)
f. Mampu menjaga dan meningkatkan indeks prestasi akademik  serta non-akademik bagi anda dan teman (rekan kerja)
- Belajar dan berdiskusi bareng tentang mata kuliah yang di anggap sulit
- Saling transfer ilmu satu sama lain
- Saling memberikan motivasi kepada rekan kerja agar selalu semangat dalam melaksanakan semua amanahnya (terutama kuliah) tetapi harus tetap bertanggung jawab kepada organisasinya. Jangan sampai organisasi mengganggu kuliah. Keduanya harus seimbang.

g. Agar R&K Community tetap solid dan eksis
- Temu R&K Community diadakan minimal setiap 2 x dalam sebulan, agar ukhuwah kita tetap terjaga
- Adakan diskusi-diskusi ringan (tema fleksibel)
- Adakan travel picnic again dan again
- Adakan arisan R&K Community, hehehehe…
- Ayo kita eksplore Forum Ungkapan Pena kita bersama. Di FUP kita dapat melatih dan selalu melihat perkembangan atau kabar dari teman-teman kita sesame R&K Community
- Buat BLOG R&K Community yuukkkk….. pasti keren banget dagh!!
- Saling kirim sms ukhuwah atau motivasi sebagai penyemangat ataupun pengingat sahabat R&K community tidak saling melupakan satu sama lain
- Ayo kita buat suatu komunitas yang dapat bermanfaat dunia akhirat bagi kita semua..
- Berikan ide-ide segarmu yahhh sahabatku….

3. Opini terhadap personil R&K
     K’fajri à Kadiv Qw yang is the best ! Syukron ya kak atas ketulusan mu dalam  membimbing kami, mengarahkan minat dan bakat kami, kakak yang selalu sabar menghadapi adik-adiknya yang bandel ini J, kakak yang senyumnya selalu kami nantikan, nasihat-nasihatnya yang selalu menggugah hati kami, sms motivasi ataupun ukhuwah yang kami rindukan. Kakak yang senang dengan warna merah yang menandakan bahwa ia berani, ingin terlihat beda, dan ia adalah pejuang yang subhanallah. Kak, kalo ada sesuatu yang ingin dibicarain bilang aja terus terang. Jangan ngomongnya sambil bisik-bisik ya kak. Nggak kedengeran. Hehehe… afwan jiddan.
     Ina à Saudariku yang ku cinta bcoz Allah, syukron ya atas semuanya. Mungkin tak banyak kata yang aku punya untukmu karena semua itu hanya bisa tertahan di lidah ini. Tapi, semangat dan nasihat darimu selalu kami rindukan. Jangan pernah berhenti untuk menunjukkan hal yang benar kepada kami semua ya… Keep Hamasah.. Perhatikan kesehatanmu, atur manajemen waktu yang baik karena jadwalmu sangat padat.J
     Eno à Sahabatku,,tetep semangadth ya.. Raih cita-cita mu. Jangan mudah putus asa apabila hasil yang didapat belum sesuai dengan harapan. Terus berjuang, maju dan buatlah sesuatu yang spektakuler. Btw, kita siapin ide briliant buat PKM tahun ini yuk…GO TO PIMNAS lagi no,, kita raih mimpi kita tahun kemarin ! Syukron ya atas smua bantuan dan saran-saranmu. Jangan pernah bosan ya ukhti ku yang di rahmati Allah. Keep Struggle and Smile. J
     Radit à Awalnya mungkin aku melihat kamu adalah orang yang kaku dan pemalu. Hehehe… afwan sebelumnya. Tapi karena ilmu yang kamu miliki dan dorongan dari beberapa pihak, karakter kamu yang sebenarnya mulai terbentuk. Subhanallah, baik ilmu, gaya bahasa dan sikapmu cepat melesat sahabatku. Teruslah berkarya dengan kelebihan-kelebihan yang kamu miliki. Jangan jadikan kekuranganmu menjadi suatu alasan untuk menjatuhkanmu. Oya, jangan lupa juga selalu jaga kesehatanmu agar tetap stabil. Tularkanlah ilmu yang kamu miliki ke orang lain yang membutuhkannya. You’re Great Boy, bro!! J
     Imam à Raih cita-cita yang kamu inginkan. Pesanku jangan melupakan sesuatu yang pernah menjadi bagian dari hidupmu demi sesuatu yang kamu impikan. Gunakan ilmu padi sebagai pedoman hidupmu. Salam Sukses selalu untuk mu Sahabat Qu. J
     Hesti à Salam cerdas untuk saudariku yang memiliki semangat tinggi dalam bidang keilmiahan. Qta terus berjuang dan berbagi ilmu satu sama lain ya.. Terutama aQ masih harus banyak belajar dalam berbagai hal, apalagi tentang penulisan ilmiah. Asal kamu tau saudari Q, sekarang aQ semangat banget di mata kuliah filsafat ilmu, soalnya di situ aQ belajar yang bener-bener dari awal lagi. AQ juga inget, waktu belajar penulisan sama K’ Hamzah, Qta disuruh baca buku FISIL kan ? Hehehehe… J Pkoknya aQ seneng banget ! AQ ingin Qta ketemu di PIMNAS suatu hari nanti !! Ayo semangad Saudari Qwh, bantu aQ ya dalam mengejar ketertinggalan dan menerapkan budaya ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Salam Cerdas Pewaris Budaya Ilmiah !!
     Nisa à Asslamu’alaikum Ukhti Q… Apa kabar mu hari ini ? Smoga selalu dalam lindungan-Nya ya.. NCa yang aQ kenal adalah perempuan yang Subhanallah, cantik, smart udah gitu sholehah lagi. Tambah terus potensi yang ada di dalam dirimu ya ukhti.. Oia, jangan karena banyak amanah, kamu menjadi lalai dalam amanah yang lain. Ingat, sekecil apapun amanah yang Qta pegang, akan Qta pertanggung jawabkan nanti. So, Keep Hamasah ya ukhti Qwh.. J
     Dwi à Sahabat Q yang di rahmati Allah, terima kasih banyak ya atas pelajaran yang kamu berikan kepada kami semua, terutama untuk diri Q sendiri. Aq senang sekali bekerja sama denganmu, apalagi waktu MPA. Di sana Qta berjuang bersama untuk «  menyelamatkan « Maba/Miba yang sedang sakit. Hehehe.. bahasanya agak lebai ni… J Kamu adalah orang yang memiliki dedikasi yang tinggi dalam suatu pekerjaan, apapun pekerjaan itu, kalau sudah menjadi tanggung jawabmu, pasti kamu akan melakukan yang semaksimal dan seoptimal mungkin demi keberhasilan pekerjaan yang kamu jalankan. Terima kasih karena kamu sudah mengajarkan bagaimana mendisiplinkan diri sendiri (terutama yang paling susah) dan orang lain. Tetap Semangat sahabatku, masa depan yang cerah menanti Qta semua untuk terus berkarya dalam rentang waktu yang Qta miliki.
     Ilda à Assalamu’alaikum… Ehm..ehm..ehm.. Ibu HPD Qta yang paling …. (isi sendiri ya …) Sedih deh Qta harus melangkahkan kaki Qta ke jalur yang berbeda. Aq di sini sepi, sendiri tanpamu. Hehehe… lebai banget dah ! uda kya judul lagu aja… J Ilda Qwh… Kapan-kapan Qta kumpul bareng lagi ya… Hangout bareng lagi… Eum,,waktu itu rencana Qta mw nonton FILM bereng-bareng R&K Community kan… Sampe sekarang belum kewujud-wujud nie… Kapan ya waktu yang tepat dan Qta juga mw nonton film apa… (ntar deh dipikirin lagi, itu hal teknis). Oya, ada satu nie yang penting banget untuk di inget,, Ilda, jangan takut kami semua ngelupain ilda ya… Qta semua sayang buanget ma ilda bcz Allah…. Jadi, jangan malu atau ragu untuk main bersama kami ya ilda Qwh… J
     Tedy à Hello Tedy bear… HAHAHAHA… Nggak cocok banget dah di panggil tedy bear… Assalmu’alaikum Abang Tedy, apa kabarmu hari ini?? Moga bae-bae aja ya.. Eum bingung nie mau ngomong apa… Hehehe… Ted, makasih banyak ya atas kontribusi yang uda tedi berikan untuk R&K selama ini, walaupun yah semua orang di dunia ini tau kalo tedi jarang datang rapat, (kan lebai lagi kan nulisnya, hehehe…) tapi paling nggak, tedi udah kasih suatu warna tersendiri buat R&K (ya iyalah… gimana enggak, R&K bangga loh punya tedi yang notabene kembarannya Aldi Taher-kan gw nulisnya jayus lagi…). Aq harap tedi pun merasakan hal yang sama di R&K. Ted, Qta semua adalah saudara, tedi masuk ke dalam R&K Community kok.. Jangan takut nggak di anggep bagian dari kami ya.. (atau mungkin malah yang nggak nganggep kami bagian dari tedi?? Hanya Allah dan tedi yang tau-tapi mudah-mudahan nggak ya..). Pkoknya nggak mau tau… Kalo R&K Community ngumpul lagii, tedi haruss ikuut yaaa…. SEmangadh !!!

4. Penilaian terhadap kinerja Divisi R&K periode 2008/2009
              Kinerja yang dilakukan oleh Divisi R&K periode 2008/2009 sudah sangat baik. Cuma perlu ada perbaikan di beberapa tempat, terutama dalam hal mempublikasikan proker-proker kepada mahasiswa E&A dan juga belum maksimalnya memperkenalkan, menggali dan menyalurkan bakat, minat mahasiswa terhadap bidang kajian ataupun penulisan ilmiah (budaya ilmiah). Jika dilihat dari intern Divisi R&K sendiri, saya merasa bahwa Divisi R&K periode 2008/2009 ini mengalami peningkatan, karena kami (baik kadiv maupun staff) berhasil menghilangkan bahwa R&K adalah sebuah divisi yang terkesan ekslusif. Sebisa mungkin, dengan sungguh-sungguh kami mulai memecahkan tembok yang membangun di sekeliling R&K. Walaupun begitu, tetap saja kami orang-orang pilihan, yang dipilih oleh Allah untuk bersama-sama pernah merasakan berjuang dalam Divisi R&K, Aliansi Opmawa Departemen Edukasi FE UNJ dan kami mempunyai sebuah komunitas atau sebuah keluarga yang bernama R&K Community.
     R&K… CERDAS DALAM MENGGAGAS, BIJAK DALAM BERTINDAK!
     R&K… REALISTIS DAN KREATIF!!

5. Rekomendasi dan Harapan untuk kemajuan Divisi R&K periode 2009/2010
              Harapannya agar ke depannya Divisi R&K periode 2009/2010 bisa lebih maju, lebih eksis, mampu menyalurkan minat dan bakat mahasiswa dengan baik, paling tidak mulailah untuk memperkenalkan budaya ilmiah kepada mahasiswa E&A. Sosialisasi proker juga semakin di tingkatkan lagi. Lanjutkan terus mimpi-mimpi sahabat R&K yang lalu, tetapi jangan sampai meninggalkan atau melupakan ciri khas dari masing-masing angkatan. R&K 2009/2010, SEMANGADT!!!

Sepatah kata yang dapat aQ berikan…

“ Jika engkau perlu berteman dengan orang-orang,
maka bertemanlah dengan orang yang apabila engkau melayaninya, ia pun melindungimu, dan jika berteman dengannya, ia menghiasimu.
Jika engkau tidak mampu menggunakan hartamu,
bertemanlah dengan orang yang apabila engkau berbuat baik kepadanya, ia pun membalasmu, dan jika engkau berbuat dosa, ia pun mencegahnya.
Bertemanlah dengan orang yang apabila engkau meminta sesuatu darinya, ia pun memberimu, dan jika engkau diam, ia pun menyapamu.
Bertemanlah dengan orang yang apabila engkau berkata, ia benarkan perkataanmu, dan apabila engkau hendak melakukan sesuatu, ia pun menasehatimu, dan jika kalian bertengkar ia lebih mengutamakanmu”
(Nasihat Alqamah)


“Manfaatkan persahabatanmu dengan siapapun sebagai ajang belajar.
Ketika berbicara, jadikan itu sebagai latihan untuk memperhalus tutur kata
Dan mempercantik budi bahasa.
Jadikan temanmu sebagai salah seorang guru
 yang mengajarmu budi pekerti dan akhlak mulia”
(The art of Wordly Wisdom)


Saturday, October 30, 2010

KETIKA SANG AKTIVIS “AUTIS”

Aktivis,,kata yang tidak asing lagi di telinga mahasiswa. Orang yang selalu sibuk, aktif sana sini, agenda rapat, pulang malam bahkan pagi, kuliah keteteran, pinter ngeles kayak bajaj, selalu punya alas an ketika ditanya ini dan itu, jilbab panjang lagi lebar, celana bahan yang ngatung, sandal gunung, terkadang jepit, jidat hitam, dan berbagai anggapan lainnya tentang kata aktivis. Beragamis” katanya.

Tidak ada yang salah dari pandangan di atas, memang nyatanya banyak sekali aktivis di kampus hijau ini yang mempunyai ciri seperti diatas. Tapi, coba deh ditanya alasannya, mengapa yang katanya banyak orang sebagai “aktivis” berpenampilan seperti itu. Ternyata, alas an mereka syar’I lohh..

Ketika para aktivis pulang malam, sibuk dan aktif kesana kemari, ternyata mereka sedang melingkar, mencari jawaban ditengah permasalahan yang adadi lingkungan sekitar. Ada juga yang sedang mencari sesuap nasi, untuk meringankan beban orang tua, memberikan sedikit rezeki untuk menyenangkan adik ataupun berbagi dengan orang yang sedang kesulitan. Aktivis pintar ngeles, selalu punya alas an walau sengaja disudutkan, karena aktivis itu cerdas, terbiasa dengan baca buku, berpikir dengan hati dan otak, berdiskusi dengan orang sekitar dan menulis. Aktivis dengan jilbab lebar, celana bahan ngatung, sandal jepit kadang gunung sampai jidat hitam, menunjukkan seberapa tawadhu nya hidup dia, dan betapa ia tau batasan-batasan dalam pergaulan dan penampilan. Bersikap lemah lembut dan penuh sopan santun menunjukkan betapa aktivis itu sangat menghargai sesame, tidak merasa lebih pintar dari orang lain atau merasa sombong menunjukkan ini loh,,gw aktivis! Nope,,aktivis bukan itu, ia mengerjakan apa yang menjadi amanahnya untuk mencari Ridho Nya dan ridho para manusia. Aktivis seperti itu menunjukkan kepedulian terhadap bangsa.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, hari ke hari, semakin banyak kegiatan para aktivis yang hanya sekadar kongkow-kongkow, duduk-duduk. Biasanya mereka punya markas, entah itu mushola ataupun sekretariatnya masing-masing. Disanalah gudangnya para aktivis. Mungkin dulu, ketika ingin mencari fulan A, temannya selalu bilang, fulan tidak ada di mushola atau markas besarnya, beliau sedang rapat di gedung B, atau beliau sedang ada agenda di jalan C. Susah sekali mencarinya. Namun, sekarang, kalau antum mau cari fulan A, cari saja di markas kebesaranya, paling juga ada disana. Dan ternyata, memang benar kawan, banyak sekali aktivis hari ini hanya “ngedon” dalam rutinitasnya. Kongkow-kongkow, tukar-tukaran games, ketawa-ketiwi, ngobrol ngarul ngidul, mendengarkan music mellow, makan-makan, dan kegiatan itu semua hanya terjadi di markas kebesarannya.

Melihat semua itu, kondisi hari ini, aktivis autis dengan dunianya sendiri, sibuk ngajar sana-sini, mengisi disana-sini, ngurus tugas sana-sini, bingung sidang ini itu. Bisa dibilang, lebih banyak kepentingan pribadi daripada kepentingan golongan yang diusungnya.
Kawan ku, sang aktivis, pernahkah adalagi didalam hati untuk meratapi nasib bangsa, atau masalah-masalah yang terjadi di kampus, tariff parkir yanghari ini naik, beasiswa yang tidak turun-turun, dan berbagai permasalahan lain. Kampus ini sedang krisis pergerakan kawan, sense of belonging kurang tercipta,sehingga rasa cinta tanah air itu hanya sesaat. Ketika terjadi pergolakan saja kalian berteriak, namun ketika pergolakan itu sudah reda, apa lagi yang diperbuat?? TERIUS DIAMKAH atau TERUS BERGERAK untuk mencari solusi dari semua masalah…

Atau hari ini, ketika aktivis hanya berkubang dengan agenda-agenda kerja yang ada di bidangnya masing-masing, selama kepengurusan hanya berkutat dengan harus melakukan dan menjalankan agenda kerja! Padahal ia belum mencari tau, apakah mahasiswa membutuhkan agenda kerja itu atau tidak. Atau apakah agenda kerja itu merupakan aspirasi dari mahasiswa atau tidak.. Banyak sekali yang perlu dievaluasi dari pergerakan ini kawan..

Mahasiswa, masyarakat, dan bangsa memerlukan uluran tangan kita, yang katanya aktivis ini. Bagaimana ingin merubah bangsa, kalau dari diri kita sendiri belum memulainya. Bahkan anjuran ini pun tertulis dalam kitab Nya. “Sesungguhnya, Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri” (QS.13 :11)
SEMANGAD BERUBAH!! SEMANGAD BERGERAK!! SEMANGAD MENJADI PELOPOR!!


Catatan selanjutnya………………
Malu Aku dengan Soekarno <sebuah refleksi kebangsaan>
Sepotong Episode “Pengamen Jalanan” <semi cerpen,,Tangisan anak jalanan>
Sejumput Cita dan Asa <sebuah mimpi dan angan penulis>

Friday, October 29, 2010

Sedikit cerita dari langit

Disebuah negeri langit dimana para pahlawan negara Ina berkumpul terjadilah perbincangan yang sangat ramai di perbincangkan menyoal  kebencian manusia terutama warga negara Ina terhadap negaranya.  “pak sudah lihat fenomena belakangan ini?, hampir semua rakyat teracuni pikirannya oleh Liberalisme sehingga membuat mereka mencaci maki negaranya sendiri negara yang kita rebut kemerdekaanya dengan pengorbanan yang luar biasa harta, darah, air mata dan nyawa?”  ucap seseorang bernama Tomo kepada Soedirman.

Memang belakangan ini negara Ina benar-benar kacau balau dimana hampir tidak ada sama-sekali yang mencintai negaranya sendiri. bahkan cacian dan makian sering terlontar dari mulut rakyatnya kepada negara. mereka bilang itu kebebasan. saking bebasnya mereka bangga mencaci negaranya sendiri didepan umum yang sangat merendahkan martabat  negara mereka sendiri di hadapan negara lain.
dan tiba-tiba datang seorang Ibu dengan menangis kepada Soekarno yang berada dalam perbincangan hebat penghuni langit pahlawan negara Ina  “aku malu cucuku tidak menghargai perjuanganku demi negara ini seandainya dia tau Ibunya dilahirkan dalam perang dan aku mati sebelum Ibunya besar demi kemerdekaan dan kelangsungan hidup anak cucuku tapi sekarang?” .

Dan mereka sepakat mencari akar permasalahannya, diutuslah Soekarno untuk mencari akar permasalahanyang sebenarnya. ditengah perjalanan Soekarno bertemu Hitler di langit yang berbeda dan berkata “ kasihan kamu no, rakyatmu sekarang membenci negaranya, aku walaupun banyak orang yang membenciku tapi kujamin mereka mencintai negaranya”. tertunduk malu Soekarno meneruskan perjalanannya. dan bertemu Che Guevara “ no, mau kemana kamu?” bercerita lah soekarno atas apa yang menimpanya. dan dia mendapat jawaban “ selain korupsi, kolusi dan nepotisme, uang, harta ,  dan  kekuasaan, pikiran merekalah yang sudah teracuni oleh gurita kapitalisme yang dari dulu sangat aku benci dan bagusnya negaraku tidak seperti negaramu”. Soekarno makin malu, dan tak tertahankan sampai dia kembali ke negri langit pahlawan Ina.

Sesampainya di sana “ apa yang kau dapat no?” tanya orang-orang disana. “aku malu semua mengejek negara yang sangat aku banggakan negara yang dulu kalau mendengar namanya saja semua hormat dan memberikan pujian, negara yang dulu sangat membuat takut para pembangkang-pembangkang dan membuat para penjajah merinding bila mendengar namanya saja. negara kalau disebut namanya semua ingat dengan kebesaran namanya, kekayaan alamnya, dan kecerdasan manusianya  dan  tak ada yang berani main-main dengan negara kita dulu “. “memang apa yang mem buatmu seperti itu no?, kau terkenal diantara kami, semua mencintaimu bahkan negara2 lain?” . “sekarang negara kita negara pengecut!, mereka tak sadar sedang dijajah, kekayaan bumi negara kita habis untuk negara lain, mereka hanya mementingkan dirinya sendiri tak ada lagi kepentingan negara, semua hanya untuk perut dan kesenangan mereka. mereka dibodohi tapi merasa pintar, pengecut yang mencari pembenaran dengan pikiran-pikiran mereka yang sudah sangat berhasil diracuni  oleh negara lain. mereka tak punya harga diri. aku malu….”  Soekarno mengeluarkan apa yang dia dapat dalam perjalanan sambil menangis.

Lalu Hasanudin, patimura, Diponegoro dan pahlawan yang lain berunding bersama Soekarno. “no, aku ingin tau apa yang kau rasakan dan apa yang membuat kita semua malu, coba jelaskan kenapa bisa terjadi hal demikian?” Tanya Diponegoro. “seperti yang tadi aku jelaskan di depan umum sekarang tokoh dan pemimpin negeri ini hanya berfikir untuk dirinya tidak lagi untuk negara, itu membuat  rakyat benci pemerintahan dan meluas dengan menggunjing negara mereka sendiri, ditambah lagi pemikiran-pemikiran mereka telah diracuni oleh kepentingan-kepentingan negara lain yang muda sudah tak ada sama sekali pemikiran mencintai negara mereka, yang ada hanya kesenangan  dan yang paling parah para pengecut sembunyi dibalik pembenaran mereka. mereka mencaci maki habis-habisan negara mereka sendiri karena ketakutan mereka akan sebuah pengorbanan individual nanti. beda sekali diwaktu kita dulu kita kami belajar  dari pemikiran orang luar hanya untuk bangsa, kami berusaha sekuat tenaga menolak semua pemikiran-pemikiran yang hanya mementingkan kepentingan individual . tapi mereka sekarang sangat mudah diracuni mereka gampang mengiyakan jika sedikit saja menurut mereka masuk logika, mereka lupa kita merdeka diluar logika. dan yang paling membuat saya kesal mereka dengan mudah mengganti pedoman-pedoman seperti UUD 45 yang diamandemen dengan alasan mengikuti perubahan jaman. Apa yang berubah? mereka hanya menambahkan dan mengurangi sesuai kepentingan proyek-proyek mereka dengan alasan itu pula mereka meraup uang banyak hanya untuk tidur, jalan-jalan ,dan tanda tangan ketika merasa ada yang kurang mereka bukannya menelaah dan mencerna lebih dalam pedoman yang dulu dibuat dengan susah payah malah dengan kata “amandemen” mereka meraup uang, percuma saya mengeluarkan dekrit waktu itu untuk kembali ke UUD 45, dan yang paling parah Pancasila pun kini tak ada yang mengamalkan jangan kan mengamalkan mengingatnya saja pun mereka tidak mau, padahal dulu itu adalah sebuah
Ideologi yang banyak ditiru, sekarang mereka malah lebih senang dan cendrung memilih kapitalisme dan liberalism yang menurut mereka lebih modern!! bagaimana tidak malu…?” Jawab Soekarno dengan nada kesal.

Tiba-tiba masuklah Hatta dari ruang kiri sambil berbicara pelan “no, benar apa yang ku dengar barusan?”. semuanya pun melihat ke arah Hatta “akupun sangat sedih mendengarnya no, ekonomi kita yang dulu dengan susah payah aku rancang demi kesejahteraan rakyat kini mereka rubah-rubah hanya untuk kepentingan segelintir orang ,yang kaya makin kaya dan sombong, yang miskin makin menderita sampai merelakan harga dirinya. sekarang di otak mereka hanya uang-uang dan uang mereka hanya berfikir bagaimana mereka berpenghasilan tanpa memikirkan  orang-orang disekitar mereka, tak ada lagi yang namanya gotong royong semua punya kepentingan, mereka tak peduli ada yang menderita ketika mereka mendapatkan uang, ketika korupsi mereka berdalih untuk penyambung hidup , Bohong besar !! mereka lupa apa yang kita makan sewaktu jaman penjajahan?!, dan yang paling parah Koruptor minta naik gaji dengan alasan mencegah korupsi!!! sudah gila mereka no, seandainya kau mau turun ke bumi aku ikut , aku ingin tunjukan kemarahanku yang selama ini aku pendam” Ucap Hatta emosi.

Belum sempat Soekarno menjawab datang Dewantara dengan tergesa-gesa “ no, betul apa yang dikatakan orang-orang?,” semua mata sekarang tertuju kearah Dewantara yang masuk dengan terburu-buru “sudah  kuduga pasti akan berakhir seperti ini. Semenjak mereka menjadikan pendidikan sumber uang akupun sudah mulai gelisah dan aku sangat  kecewa no. aku memperjuangkan kesetaraan pendidikan tapi apa yang terjadi sekarang?,pendidikan identik dengan uang. sama hal dengan jaman penjajahan dulu, yang kaya  makin pintar yang miskin makin terjerembab dalam kebodohan akibat susahnya masuk sekolah karena biaya. dulu aku selalu memimpikan kesetaraan pendidikan dan makin lama makin pupus saja mimpiku itu.  ingat dulu sewaktu kita dengan bangga mengirim manusia-manusia cerdas pintar nan berpendidikan ke negara luar untuk berbagi ilmu yang kita punya dan orang-orang dari luar berdatangan ke negara kita untuk belajar. sekarang apa?, mereka bangga sekolah diluar negeri karena menilai pendidikan kita tidak ada apa-apanya. dan yang paling parah yang dikirim keluar negeri  mereka yang tidak punya skill atau berskill rendah?, kuakui mereka pahlawan devisa, tapi julukan itu terasa menyakitkan ketika yang kita kirim dianggap budak di negara orang dan tidak pernah dapat perhatian sedikitpun bahkan banyak yang pulang tak bernyawa . miris no, belum lagi melihat sekolah-sekolah di negara kita yang berada dipedalaman sungguh tidak layak disebut sekolah. bahkan nyaris ambruk. padahal jika menjual satu mobil dari puluhan yang parkir dirumah orang-itu bisa membangun sekolah yang bagus dan nyaman. dan siapa yang mau jadi guru sekarang?, karena pahlawan tanpa tanda jasa sudah mulai tak dihargai sekarang orang enggan dengan profesi itu mereka memilih yang lebih menghasilkan dibanding menjadi guru mengajar di pelosok-pelosok negeri. dan jika kau benar-benar ingin turun ke bumi titip salam ku menyoal keprihatinan dengan pendidikan sekarang ini”.

Sebuah cerita,,yang diambil dari blog seorang teman "http://fikrie.blogdetik.com/2010/09/20/cerita-dari-negeri-langit/#more-159"

Malu Aku Jadi Orang Indonesia

Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga 
Ke Wisconsin aku dapat beasiswa 
Sembilan belas lima enam itulah tahunnya 
Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia 
Negeriku baru enam tahun terhormat diakui dunia 
Terasa hebat merebut merdeka dari Belanda 
Sahabatku sekelas, Thomas Stone namanya, 
Whitefish Bay kampung asalnya 
Kagum dia pada revolusi Indonesia 
Dia mengarang tentang pertempuran Surabaya 
Jelas Bung Tomo sebagai tokoh utama 
Dan kecil-kecilan aku nara-sumbernya 
Dadaku busung jadi anak Indonesia 
Tom Stone akhirnya masuk West Point Academy 
Dan mendapat Ph.D. dari Rice University 
Dia sudah pensiun perwira tinggi dari U.S. Army 
Dulu dadaku tegap bila aku berdiri 
Mengapa sering benar aku merunduk kini  
 
II  
Langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak 
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak 
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, ebuh Tun Razak, 
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza 
Berjalan aku di Dam, Champs Élysées dan Mesopotamia 
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata 
Dan kubenamkan topi baret di kepala 
Malu aku jadi orang Indonesia.    

III   
Di negeriku, selingkuh birokrasi peringkatnya di dunia nomor satu, 
Di negeriku, sekongkol bisnis dan birokrasi  
berterang-terang curang susah dicari tandingan, 
Di negeriku anak lelaki anak perempuan, kemenakan, sepupu  
dan cucu dimanja kuasa ayah, paman dan kakek  
secara hancur-hancuran seujung kuku tak perlu malu, 
Di negeriku komisi pembelian alat-alat berat, alat-alat ringan,  
senjata, pesawat tempur, kapal selam, kedele, terigu dan  
peuyeum dipotong birokrasi  
lebih separuh masuk kantung jas safari, 
Di kedutaan besar anak presiden, anak menteri, anak jenderal,  
anak sekjen dan anak dirjen dilayani seperti presiden,  
menteri, jenderal, sekjen dan dirjen sejati,  
agar orangtua mereka bersenang hati, 
Di negeriku penghitungan suara pemilihan umum  
sangat-sangat-sangat-sangat-sangat jelas  
penipuan besar-besaran tanpa seujung rambut pun bersalah perasaan, 
Di negeriku khotbah, surat kabar, majalah, buku dan  
sandiwara yang opininya bersilang tak habis  
dan tak utus dilarang-larang, 
Di negeriku dibakar pasar pedagang jelata  
supaya berdiri pusat belanja modal raksasa, 
Di negeriku Udin dan Marsinah jadi syahid dan syahidah,  
ciumlah harum aroma mereka punya jenazah,  
sekarang saja sementara mereka kalah,  
kelak perencana dan pembunuh itu di dasar neraka  
oleh satpam akhirat akan diinjak dan dilunyah lumat-lumat, 
Di negeriku keputusan pengadilan secara agak rahasia  
dan tidak rahasia dapat ditawar dalam bentuk jual-beli,  
kabarnya dengan sepotong SK  
suatu hari akan masuk Bursa Efek Jakarta secara resmi, 
Di negeriku rasa aman tak ada karena dua puluh pungutan,  
lima belas ini-itu tekanan dan sepuluh macam ancaman, 
Di negeriku telepon banyak disadap, mata-mata kelebihan kerja,  
fotokopi gosip dan fitnah bertebar disebar-sebar, 
Di negeriku sepakbola sudah naik tingkat  
jadi pertunjukan teror penonton antarkota  
cuma karena sebagian sangat kecil bangsa kita  
tak pernah bersedia menerima skor pertandingan  
yang disetujui bersama, 
 
Di negeriku rupanya sudah diputuskan  
kita tak terlibat Piala Dunia demi keamanan antarbangsa,  
lagi pula Piala Dunia itu cuma urusan negara-negara kecil 
karena Cina, India, Rusia dan kita tak turut serta,  
sehingga cukuplah Indonesia jadi penonton lewat satelit saja, 
Di negeriku ada pembunuhan, penculikan  
dan penyiksaan rakyat terang-terangan di Aceh,  
Tanjung Priuk, Lampung, Haur Koneng,  
Nipah, Santa Cruz dan Irian,  
ada pula pembantahan terang-terangan  
yang merupakan dusta terang-terangan  
di bawah cahaya surya terang-terangan,  
dan matahari tidak pernah dipanggil ke pengadilan sebagai  
saksi terang-terangan, 
Di negeriku budi pekerti mulia di dalam kitab masih ada,  
tapi dalam kehidupan sehari-hari bagai jarum hilang  
menyelam di tumpukan jerami selepas menuai padi.  

IV 
Langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak 
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak 
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, Lebuh Tun Razak, 
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza  
Berjalan aku di Dam, Champs Élysées dan Mesopotamia 
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata 
Dan kubenamkan topi baret di kepala 
Malu aku jadi orang Indonesia.